Migrasi Cinta adalah Wujud Mobilitas yang Paling Hakiki


oleh Dinasty Dindra Pratama

Terkadang ketika kita membahas konsep berupa migrasi umumnya kita menggunakan paradigma materialis-sosiologi­s yang menjadi panduan mainstream dalam melihat fenomena tersebut.
Secara mainstream kita mengkaitkan antara gejala migrasi dengan perpindahan seseorang dari suatu ruang geografis ke ruang geografis lainnya (aspek spatial).
Namun mengapa kita tidak mencoba menggali makna filosofis terdalam dari suatu migrasi, apakah migrasi hanya selalu berkaitan dengan aspek keruangan atau ada aspek lain yang menjadi filosofi suatu migrasi? 
Jika Migrasi diidentikkan dengan suatu gerakan atau perpindahan, mengapa kita tak mencoba menggeser paradigma migrasi dari paradigma perpindahan ruang (spatial) ke paradigma perpindahan hati (cinta) !
Migrasi cinta dimaksudkan sebagai perpindahan rasa cinta 
Dari cinta yg sifatnya fatamorganis (aksidental-material­)
Ke cinta yg abadi (esensialis)
Dari suatu pengejaran tak berujung yg di iringi oleh simulacrum
Ke pengejaran realitas sejati 
Selama ini kita telah tertipu oleh tipu muslihat simulacra yang menghanyutkan kita dalam ekstasi/kecanduan akan yang material
Kita mencintai Lukisan seraya kita melupakan pelukisnya
Kita mencintai ciptaan seraya melupakan sang penciptanya !
Bukankah itu adalah bentuk eksploitasi? 
Jika engkau mencintai karena tingginya, sungguh tiang didepan kos anda begitu amat tinggi
Jika engkau mencintai karena kuatnya, sungguh tempurung kura-kura tersebut amat kerasnya
Jika engkau mencintai karena cantiknya semata, sungguh burung kasuari begitu elok dan indah dipandang
Sungguh merugilah mereka yang dalam hidupnya hanya mengejar hal-hal yg sifatnya fatamorganis
Dan melupakan yang esensial atau cinta sejati
Dengan itu Migrasi Cinta mengajak kita tuk kembali ke cinta yang hakiki, yakni pengejaran cinta pada sang pencipta
Dengan mengejar cinta yang harmonis secara perlahan kita pula akan membangun relasi harmonis pada tiap entitas
Bukankah dalam hidup ini juga memiliki tujuan?

Salam HARMONISASI 
(Manifiesto Kenabian)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOKLET "MARXISME VS WEBERIAN

George Simmel dan ciri khas teori sosiologinya oleh Dinasty

Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa