Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa

Sabtu kemarin, Bidang 4 Advokasi, Komunikasi dan Propaganda melakukan kajian rutin mengenai "Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa" kajian ini merupakan follow up dari materi pada Pelatihan Dasar Sosiologi (PEDAS) kemarin. Kajian kali ini dibawakan oleh Kak Adiat Rizky dari MENSOSPOL BEM FIS UNM).
----



Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode panjang perjalanan bangsa ini. Hal ini tentu saja sangat beralasan mengingat bagaimana pentingnya peran mahasiswa yang selalu menjadi aktor perubahan dalam setiap momen - momen bersejarah di Indonesia. Sejarah telah banyak mencatat, dari mulai munculnya Kebangkitan Nasional hingga Tragedi 1998, mahasiswa selalu menjadi garda terdepan. Beberapa tahun belakangan ini telah banyak tercatat bahwa sudah beberapa kali mahasiswa menancapkan taji intelektualitasnya secara aplikatif dalam memajukan peradaban bangsa ini dari masa penjajahan Belanda, Masa Penjajahan Jepang, Masa Pemberontakan PKI, Masa Orde Lama, Hingga Masa orde baru, peran mahasiswa tidak pernah absen dalam catatan peristiwa penting tersebut.
Mahasiswa memiliki 3 modal dasar yang membuat ia mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yaitu kekuatan moralnya dalam berjuang karena pada intinya apa yang ia buat adalah semata - mata berlandaskan pada gerakan moral yang menjadi idealismenya dalam berjuang, yang kedua adalah kekuatan intelektualitasnya, melalui ilmu pengetahuan yang ia raih di bangku pendidikan, ia senantiasa ingin mengaplikasiakan segenap keilmuannya untuk gerakan moral dan pengabdian kepada masyarakat, karena baginya ilmu merupakan suatu amanah dan tanggung jawab yang harus diamalkan, yang ketiga adalah mahasiswa sebagai seorang pemuda memiliki semangat dan jiwa muda yang merupakan karakter alami yang pasti dimiliki oleh setiap pemuda secara biologis, dimana melingkupi kekuatan otak dan fisik yang bisa dikatakan maksimal, lalu kratifitas, responsifitas, serta keaktifannya dalam membuat inovasi yang sesuai dengan bidang keilmuannya. Mungkin hal - hal inilah yang menjadi faktor utama mengapa pemuda mahasiswa yang selalu menjadi aktor peradaban dan tulang punggung perjuangan bangsa dalam membangun peradabanya, bahkan seorang Soekarno juga mengakui kemampuan yang dimiliki pemuda mahasiswa tersebut melalui statementnya "berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncang dunia". Dan memang begitu lah kenyataannya dan fakta yang tidak bisa ditolak oleh siapapun pun. Sudah saatnya pemuda mahasiswa saat ini mulai bangun dari tidur panjangnya, mana semangat pemuda mahasiswa tahun 1908, 1928, 1945, 1966, sampai 1998 yang sempat mengguncang Indonesia tersebut???
Sebagai seorang mahasiswa sudah sepatutnya untuk memegang dan menanamkan kedalam jiwa dan mengamalkan nya. Tapi pada faktanya, jangankan untuk mengamalkan, hapal pada Sumpah Mahasiswa ini sendiri banyak mahasiswa yang tidak hapal bahkan mirisnya tidak sedikit yang bahkan tidak mengetahui adanya Sumpah Mahasiswa ini. Pada point yang pertama kita bisa melihat dan menafsirkan bahwa disitu mahasiswa bersumpah untuk menghilangkan dan juga melawan segala bentuk penindasan di tanah air kita Indonesia. Tetapi, ada hal yang sangat ironis menganai fakta mahasiswa yang justru berolak belakang dengan esensi point pertama pada sumpah Mahasiswa ini. Mahasiswa justru sering mempraktekan penindasan terutama ketika masa Orientasi mahasiswa baru. Hal tersebut terkesan dianggap sepele tapi meskipun demikian perilaku tersebut tidak mencerminkan sebagai mahasiswa yang memegang sumpahnya. Pada point yang kedua mahasiswa dituntut untuk menggandrungi keadilan di negeri ini. Mahasiswa sebagai Agen Of Change sudah sepatutnya untuk kritis terhadap perkembangan yang terjadi dinegeri ini terutama terhadap segala kebijakan-kebijakan baik itu kebijakan Birokrat Kampus maupun Kebijakan Negara. Sikap kritis tersebut sebagai bentuk pencegahan terhadap ketidak adilan yang dilakukan oleh para birokrat. Untuk Point terakhir dalam sumpah Mahasiswa ini, berbicara mengenai kejujuran. Kejujuran merupakan kode etik yang harus di pegang oleh mahasiswa, hal tersebut merupakan penentu apakah mahasiswa tersebut layak dikatakan sebagai seorang Mahasiswa Agent Of Change. Kejujuran merupakan modal penting bagi Mahasiswa sebagai modal untuk menjadi pemimpin di masa depan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOKLET "MARXISME VS WEBERIAN

George Simmel dan ciri khas teori sosiologinya oleh Dinasty