Postingan

Membangun media demi memanusiakan manusia

Gambar
        Membangun media demi memanusiakan manusia                               Oleh : Sari Bulan     Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.     Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan te...

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dalam Pandangan Mahzab Franfurt

Penulis Taufiqur Rachman W Banyak orang yang beranggapan kalau Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat kita lebih mudah dan lebih mampu menghadapi virus Covid-19 saat ini. Dengan ilmu pengetahuan di bidang biologi, kimia, kedokteran, dan sebagainya, kita kini dapat menciptakan vaksin yang dapat meminimalisir dampak Covid-19 jika kita terinveksi. Selain itu, sebelum ditemukannya vaksin, lagi dan lagi, dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menyusun prosedur langkah pencegahan tertulas virus Covid-19, atau di sebut protokol kesehatan; seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau membasuhnya dengan hand sanitaiser, sampai dengan menjaga jarak atau tetap di rumah saja. ​Sekilas, dengan semua kemanfaatan dari ilmu pengetahuan dan teknologi itu, tercipta bayangan dalam benak kita, terutama jika dibandingkan dengan pandem-pandemi sebelumnya seperti flu spanyol seratus tahun lalu, kita bisa katakan kita kini lebih maju, dan zaman kita lebih canggih dari ...

Menyaksikan Kuasa Media bersama Michel Foucault

Nama : Muhammad Fiqri H.  Nim : 200609501009  Kelas : A  Matakuliah : Teori Sosiologi Kontemporer       Industri televisi yang sering disebut-sebut sebagai industri kreatif cenderung bergerak sebagai mesin raksasa pembentuk budaya massa yang berselera rendah (kitsch), bahkan dapat bertindak sebagai mesin cepat pencetak ‘kebenaran’. Dominan tayangan televisi dapat dikategorikan sebagai kitsch atau seni budaya hasil cipta media. Istilah kitsch berakar dari bahasa Jerman verkitschen (membuat murah) dan kitschen yang berarti secara literal ‘memungut sampah dari jalan’. Oleh sebab itu istilah kitsch sering ditafsirkan sebagai sampah artistik yang berselera rendah (Piliang, 2003 : 194). Tayangan-tayangan sampah tersebut terjadi setidaknya karena dua hal, yaitu ; pertama, televisi sebagai industri (institusi ekonomi) memasuki medan kompetisi yang ketat, sehingga sudah tidak lagi sempat berfikir kualitas konten sebuah program. Sebab, memproduksi progr...

Bentuk Protes Mahasiswa, Foto Rektor ITB Dijual sebagai Aset NFT?

Oleh : Ade Siti Mutiara Berkembangnya zaman, bertambah canggih otak manusia dan semakin canggih pula teknologi yang diciptakan. Teknologi hadir untuk memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan hidup manusia. Bukan lagi suatu hal yang baru bahwa teknologi disematkan istilah pisau bermata dua, satu sisi dia sangat tajam memberikan dampak positif, tetapi di sisi lainnya juga tajam dalam menimbulkan dampak negatif. Teknologi hadir sebagai wujud penyelesaian masalah dalam suatu masyarakat dan negara. Para pakar terus berinovasi untuk memunculkan suatu hal yang dapat menjadi solusi yang solutif bagi suatu permasalahan karena teknologi dikatakan paling ampuh dalam menangani hal tersebut. Teknologi dewasa ini hampir atau bahkan sudah menyentuh segala aspek kehidupan masyarakat, baik itu dari aspek ekonomi, pendidikan, sosial-budaya, dan lain sebagainya. Setiap harinya kita selalu menggunakan teknologi, bahkan tidak bisa terlepas dari teknologi, seperti halnya penggunaan Handphone atau biasa di...

Masyarakat Digital

Oleh : Muhammad Fiqri H. Era modern diidentikkan dengan era masyarakat digital. Setiap aktivitas manusia akan digerakkan melalui serangkaian teknologi digital. Teknologi ini dioperasikan dengan menekan beberapa digit (angka) yang di susun dengan berbagai urutan. Relasi yang terbangun di antara individu adalah relasi pertukaran digital, setiap manusia hanya melakukan serangkaian transaksi atau interaksi melalui simbol-simbol digital. Transaksi perdagangan, komunikasi, semuanya digerakkansecara digital. Setiap individu akan memiliki identitas digital yang mampu mengenali siapa dirinya, setiap manusia sudah diberi nomor urut: melalui nomor identitas (e-KTP), nomor handphone, nomor telepon, nomor rekening bank, nomor ATM, nomor rekening listrik, rekening telepon, rekening air, PIN (Personal Identification Number) ATM, semuanya menggunakan sistem digital. Interaksi antarmanusia digerakkan dengan teknologi serba digital: komputer, internet, mesin ATM, telepon, handphone, dan sebagainya, semu...

Go Digital untuk Survive Di Tengah Pandemi

  (Oleh : Ade Siti Mutiara (200609501009) Pandemi Covid-19 telah melanda dunia kurang lebih 2 tahun terakhir ini dan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam berbagai aspek. Segala aktivitas manusia harus beralih menggunakan teknologi yang canggih. Pendidikan, aktivitas ekonomi, dan lain sebagainya sangat terdampak oleh pandemi dan teknologi. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi mereka yang gagap teknologi. Mereka yang kesehariannya harus bekerja berinteraksi dengan orang lain, terpaksa harus beradaptasi dengan metode baru yang ada. Namun, tidak semua manusia akan semudah dan secepat itu dalam beradaptasi, bahkan ada dari mereka merasa tidak mampu beradaptasi dengan hal-hal baru seperti itu. Teknologi hadir sebagai wujud penyelesaian masalah dalam suatu masyarakat. Sebisa mungkin, teknologi dapat menjadi solusi yang bersifat solutif. Seperti halnya peralihan dari transaksi tunai ke transaksi digital, walaupun belum benar-benar teralihkan. Transaksi digital hadir untuk mem...

“ KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT “

Nurjannah 200609502017           Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Kalau dahulu kita mengenal kata pepatah “dunia tak selebar daun kelor”, sekarang pepatah itu selayaknya berganti menjadi dunia saat ini selebar daun kelor, karena cepatnya akses informasi di berbagai belahan dunia membuat dunia ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat apa yang terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia.             Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai - nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya...