STOP BULLYING: MEREKA JUGA MANUSIA


Oleh: Nur Alia Anniza. K(SOS B)

Bullying merupakan tindakan yang di lakukan oleh individu maupun kelompok terhadap seseorang yang di anggap tidak mampu melawan.
Tindakan yang di lakukan bisa berupa kekerasan fisik ataupun non fisik. Bullying pada umumnya banyak di lakukan oleh kaum remaja yang menginginkan kedudukan lebih. Kedudukan lebih di sini maksudnya adalah agar si pembully merasa di segani oleh orang orang dan kedudukannya didalam suatu kelompok tinggi, karena di anggap hebat dalam kelompoknya. Sebaliknya korban bullying akan merasakan dampak yang serius. seseorang yang menjadi korban pembullyian pada dasarnya akan mengalami depresi, entah karena kekerasan fisik ataupun non fisik seperti kata kata kasar yang di lontarkan oleh sang pembully. Korban yang menjadi objek pembullyan yang sudah tidak bisa menahan diri akan depressi, stress dan frustasi serta otomatis akan melakukan hal hal yang tidak sepantasnya, seperti melukai diri sendiri, mengonsumsi obat obatan terlarang serta tindakan tindakan buruk lainnya. Hal hal yang di lakukan oleh korban bully di sini sebagai bentuk pelampiasan, namun sayangnya bentuk pelampiasan yang di lakukan biasanya merugikan individu itu sendiri. Namun, tak jarang ada korban bullying yang sukses, korban korban seperti ini memegang prinsip "balas dendam" kepada orang atau kelompok yang melakukan suatu bentuk pembullyian kepadanya. Mereka berprinsip bahwa "saya akan hebat melebihi hebatnya kalian (para pembully)". Nah, prinsip inilah yang harusnya di tanamkan pada individu individu yang menjadi korban bullying, buatlah orang yang membully menjadi malu akan perbuatannya. Karena pada hakikatnya orang atau kelompok melakukan bully karena mereka merasa hebat di banding si korban. Sebenarnya ada  hal yang bisa di lakukan agar tidak menajadi korban bully, yaitu:
1.       Mempererat hubungan silaturrahmi dengan keluarga atau teman. Keluarga yang di maksud di sini adalah orang tua, adik dan kakak. Dengan eratnya hubungan dalam keluarga maka akan kecil kemungkinan seseorang akan kena bullying, karena adanya tempat untuk berbagi cerita atau kisah, sehingga seseorang tidak akan menjadi kesepian atau menyendiri yang menyebabkan oknum oknum pembully melakukan aksinya.

2.       Memegang prinsip bahwa kita semua sama. Tidak ada yang bisa seenaknya berbuat yang tidak baik. Kita sama sama manusia ciptaan tuhan.

3.       Bangun kekuatan mental yang kuat, jangan terlihat lemah oleh siapa pun. Ketika kita terlihat lemah, pasti akan mudah para pembully masuk kedalam hidup kita.

4.       Lakukan kegiatan kegiatan positif. Kegiatan kegiatan yang di maksud di sini adalah kegiatan yang menunjang bakat dan minat atau hobby. Individu yang selalu sibuk akan kegiatan kegiatan positivnya akan jarang terlihat sendiri ataupun terlihat loyo.

5.       Hindari berkata kasar. Kalimat kalimat yang kita keluarkan harus di filter dulu. Karena tidak semua orang senang dengan apa yang kita ucapkan. Bisa saja yang kita ucapkan itu biasa biasa saja tapi, tidak menutup kemungkinan ada individu atau kelompok yang tersinggung. Sehingga, individu atau kelompok kelompok itu akan menyerang kita baik fisik maupun non fisik.
Kelima hal tersebut di atas mungkin cukup untuk mengurangi resiko tindak pembullyian yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab kepada individu individu yang tidak bersalah. Mereka yang menjadi korban bully juga manusia ciptaan tuhan sudah sepantasnya kita berperilaku sama terhadap sesama makhuk tuhan apalagi manusia.
#stopbullying
#merekajugamanusia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOOKLET "MARXISME VS WEBERIAN

George Simmel dan ciri khas teori sosiologinya oleh Dinasty

Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa