Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

BANJIR SPERMA HOAX DI ERA DIGITAL

Gambar
Banjir Sperma Hoax di Era Digital  Oleh Dinasty "Hoax menyebar Ibarat Sperma yang membasahi tiap ruang yang dilaluinya dan melumatkan tiap Insan dalam kebutaan dan kebasahan semu" Teknologi sebagaimana istilahnya di artikan sebagai suatu objek atau hasil cipta manusia (kebudayaan) yang berperan dalam membantu manusia baik itu dari kerja fisik ataupun peranannya dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dalam berbagai rana kajian sosial sejumlah ahli memahami kebudayaan sebagai Instrumen manusia dalam pengembangan kemanusiaan yang dimilikinya, misalnya saja Filsuf dan Ekonom asal Jerman, Karl Marx yang melihat potensi dasar manusia yakni kerja, dengan kerja manusia mampu mengobjektifkan gagasan atau idea yang tersimpan dalam pemikirannya untuk di aktualisasikan. Dan dari hasil dari objektivikasi tersebut yang berupa kebudayaan akan berguna untuk kemanusiaan dan Sosial kemasyarakatan. Namun perlu di ketahui bahwa laju perkembangan teknologi ...

Kelas Filsafat

Rangkuman Materi Kelas Filsafat Oleh : Dinasty #Materi 1 : BUNGA RAMPAI FILSAFAT POSTMODERNISME Dalam perkembangannya filsafat mengalami puncak klimaks dengan lahirnya filsafat Post-Modernisme sebagai puncak dan sekaligus menjadi kritik bagi Filsafat Modern. Filsafat Post-Modernisme yang berasal dari kata Post yang artinya pasca atau setelah dan Modernisme yang berkaitan dengan pemikiran atau mainstream aliran yang berkembang di eropa pada abad 17 M dengan kembalinya akal sebagai instrumen epistemologi utama dalam memperoleh pengetahuan. Dengan itu dapat disimpulkan bahwa Post-Modernisme merupakan aliran filsafat yang keluar dari mainstream cara berpikir Modernisme. Dalam perkembangannya Post-Modernisme mengalami sejumlah dinamika dan dialektika, meliputi akumulasi perspektif dan negasi perspektif. Post-Modernisme yang bermula dari gerakan Seni sekitar tahun 20-an terutama sekali kritik sastra dan kemudian memasuki rana ilmu sosial tepatnya ketika LYOTARD mendiktum kematian...

Problematika UUPT

Gambar
Sore tadi (27/10), Bidang Advokasi, Komunikasi dan Propaganda melaksanakan kajian rutinnya di depan Perpustakaan UNM Gunung Sari. Kajian rutin kali ini beretemakan “Problematika UUPT” dengan menghadirkan kak Vivin Nugrika sebagai pemateri dan Aldi Andhika sebagai moderator. Lahirnya Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UUPT) No. 12 Tahun 2012, melahirkan banyak problem dalam dunia pendidikan tinggi. Substansi dari UU PT ini sendiri sebenarnya memiliki semangat yang sama dengan UU Badan Hukum Pendidikan (UU BHP), yang telah disahkan pada tanggal 17 Desember 2008, namun dibatalkan secara hukum oleh Mahmakah Konstitusi pada tanggal 31 Maret 2010, karena dianggap inkonstitusional dan membenarkan diskriminasi dalam dunia pendidikan. Namun setelah pembatalan UU BHP tersebut, Bank Dunia, pada tanggal 17 April 2010, mengeluarkan dokumen Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency (IMHERE) yang berbunyi: “ A new BHP must be passed to establish the independent leg...

FILSAFAT BARAT

Filsafat barat atau lebih dikenal sebagai Filsafat Moderen tidak dengan sendirinya muncul tanpa melalui proses sosial dan Pergolakan Intelektual pada masanya. Pada saat itu dominasi Gereja Katolik di eropa telah sampai pada puncaknya, dengan dikeluarkannya surat pemgampunan dosa oleh pihak gereja atas persetujuan Paus. Fenomena Sosial-Keagamaan tersebut telah memicu lahirnya berbagai aksi protes diantaranya RENAISSANCE dan REFORMASI GEREJA. Beberapa Tokoh yang termasuk dalam kategori penggerak gerakan Renaissance di eropa diantaranya yaitu Leonardo da vinci, Copernicus, Galileo Galilei, Kepler, Nicholo Machiavelli, dan lain-lain. renaissance berasal dari kata Rebird yang berarti Lahir kembali, dimana akal lahir kembali setelah ber abad-abad lamanya dikurung oleh pemikiran gereja atau dogma agama. Gerakan Renaissance ini terutama berkembang dan bermula di Kota Italya dimana kota tersebut mendukung lahirnya Gerakan Intelektualisme dan Budaya. Sedang untuk Gerakan Reformasi Gereja ya...

Sekolah Advokasi 2018

Gambar
(peserta Sekolah Advokasi berfoto bersama sebelum pulang) Minggu kemarin, Bidang Advokasi, Komunikasi dan Propaganda telah melaksanakan salah satu program kerjanya dengan lancar, yaitu Sekolah Advokasi. Kegiatan Sekolah Advokasi pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 21 Oktober 2018 di Rumah Adat Balla Lompa, Galesong. Sesuai kesepakatan pada rapat sebelumnya Sekolah Advokasi kali ini mengangkat tema "Melahirkan Kembali Daya Juang Intelektual Organik: Bergerak Bersama Menolak Marginalisasi Masyarakat Miskin Kota". Adapun beberapa pemantik yang diundang untuk membagi ilmunya, yaitu: kak Muh Ferdhy (Pengantar Advokasi) kak Moh Maulana (Management Advokasi) kak Arfan Rahman (Teknik Investigasi dan Dokumentasi) kak Sonny J Sitoena dan Ahmad Syaifullah (Teknik Agitasi dan Propaganda) kak Yuspiansar (Studi Kasus), dan kak Ahmad Adriadi (Management Aksi). (senam pagi) (panggung ekspresi) Pada malam terakhir sehabis materi, seperti Sekolah Adv...

Bedah Tokoh Sosiologi: Emile Durkheim

Gambar
Pemantik: Kak Jaja Emile Durkheim Lahir di Prancis pada Tahun1858. Ia adalah salah satu tokoh yang cukup berpengaruh dalam perkembangan Sosiologi sebagai suatu disiplin Ilmu. ibarat seorang anak, sosiologi diberi nama oleh Aguste Comte, Namun di didik dan dibesarkan oleh Emile Durkheim. mengapa demikian? karna Emile Durkheim adalah tokoh Yang memisahkan sosiologi dari Filsafat dan psikologi. Dia Menjadikan sosiologi sebagai suatu disiplin ilmu dengan objek kajiannya yaitu fakta sosial. Fakta Sosial adalah Sesuatu yang berada di luar individu yang sifatnya memaksa dan mempengaruhi individu dalam bertindak dan berprilaku. Dengan paradigma ini Durkheim banyak melahirkan teori teori, seperti teori bunuh diri, teori perubahan sosial, teori anomi, dll.

Antara Gender, Feminisme serta Esensi Laki-laki dan Perempuan

Gambar
Antara Gender, Feminisme serta Esensi Laki-laki dan perempuan (Suatu tamparan keras pada kaum Feminis-Lesbian) Oleh Dinasty Dindra Pratama Terkadang ketika kita mendengar kata Gender cenderung muncul sejumlah asumsi-asumsi yang hadir di kepala kita Entah itu Konstrukan Sosial-Budaya, budaya patriarki dan lain-lain. Gender sebagai salah satu konsep sosial umumnya dalam analisis Ilmu sosial secara umum ataupun Sosiologi secara khusus sering di asumsikan sebagai suatu hasil konstrukan sosial dan budaya masyarakat (paradigma naturtur)! Dan secara otomatis Maskulinitas serta Feminitas juga dianggap sebagai hal yang bersifat sosial tidak dibawah secara lahir atau melalui prinsip determinisme biologis dimana suatu Gen atau kromosom mempengaruhi perilaku dan sifat apakah seseorang tersebut menjadi Maskulin atau Feminim. Terlepas dari asumsi Mainstream tersebut bahwa analisis Sosiologis dalam melihat fenomena Gender memang begitu adanya, melihat sosiologi sendiri lebih men...

Sekolah Riset 2018 : Kelas Riset

Gambar
  Tepat pada 1 Oktober 2018 kemarin, Bidang 3 Penelitian dan Pengembangan HIMA SOSIOLOGI FIS UNM mengadakan salah satu program kerjanya, yaitu Sekolah Riset. Pada pertemuan perdananya Sekolah Riset diadakan di depan Perpustakaan UNM Gunung Sari dengan menghadirkan Kak Aldi sebagai pemateri. Materi yang dibawakan pada pertemuan pertama ini, yaitu Pengenalan Riset. Kelas Sekolah Riset ini akan berlangsung hingga tanggal 5 Oktober 2018 yang Insya Allah akan dilanjutkan dengan turun lapangan. Peserta Sekolah Riset pada pertemuan pertama kemarin diikuti oleh beberapa mahasiswa aktif Sosiologi UNM. Adapun materi yang dibawakan di Sekolah Riset ini, yaitu: (Senin, 1 Oktober 2018) Pengenalan Riset, dibawakan oleh Kak Aldi, (Selasa, 2 Oktober 2018) Teknik Pengumpulan Data, dibawakan oleh Kak Arfan, (Rabu, 3 Oktober 2018) Teknik Analisis Data, dibawakan oleh Kak Arfan, (Kamis, 4 Oktober 2018) Metode Penulisan,  dibawakan oleh Kak Marwah, dan (Jum’at, 5 Oktober 201...

Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa

Gambar
Sabtu kemarin, Bidang 4 Advokasi, Komunikasi dan Propaganda melakukan kajian rutin mengenai "Sejarah Organisasi Mahasiswa dan Makna Dibalik Sumpah Mahasiswa" kajian ini merupakan follow up dari materi pada Pelatihan Dasar Sosiologi (PEDAS) kemarin. Kajian kali ini dibawakan oleh Kak Adiat Rizky dari MENSOSPOL BEM FIS UNM). ---- Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode panjang perjalanan bangsa ini. Hal ini tentu saja sangat beralasan mengingat bagaimana pentingnya peran mahasiswa yang selalu menjadi aktor perubahan dalam setiap momen - momen bersejarah di Indonesia. Sejarah telah banyak mencatat, dari mulai munculnya Kebangkitan Nasional hingga Tragedi 1998, mahasiswa selalu menjadi garda terdepan. Beberapa tahun belakangan ini telah banyak tercatat bahwa sudah beberapa kali mahasiswa menancapkan taji intelektualitasnya secara aplikatif dalam memajukan peradaban bangsa ini dari masa penjajahan Belanda, Masa Penjajahan Jepang, Masa Pemberont...

(Review Buku) Perempuan di Titik Nol - Nawal El-Saadawi

Gambar
Review oleh : Bidang 5 Keperempuanan Firdaus lahir dari keluarga menengah ke bawah. Firdaus sering melihat ibunya dipukuli oleh ayahnya tetapi, ibunya selalu patuh dan taat kepada ayahnya , mencuci kaki ayahnya dan menghangatkan badannya. Ketika musim hujan , ayahnya akan sangat marah jika anak laki-lakinya terserang penyakit , dan jika sampai meninggal dunia, i a akan melihat bagaimana ayahnya   memarahi ibunya dan memukul ibunya. Tetapi , hal ini tidak berlaku jika anak perempuan nya yang meninggal,  ayahnya tidak akan memukul ibunya dan tetap memaka n makanan yang disajikan di meja makan, seolah-olah ia tidak kehilangan seorang anak. Setelah Firdaus dewasa, semua pekerjaan ibunya digantikan olehnya. Bagaimana seorang F irdaus seorang wanita yang berputus asa dengan kehidupan yang begitu kelam, yang selalu berhubungan dengan laki-laki. Bagaimana dia akhirnya dihukum mati setelah membunuh seorang lelaki. Pembunuh atau bukan dia adalah seseorang yang tid...