Panggung Ekspresi "Surat cinta dari pimpinan"
Pada
Rabu,13 September 2017 HIMA SOSIOLOGI FIS UNM mengadakan panggung ekspresi yang
diadakan di taman FIS,kegiatan tersebut terbuka untuk umum,kegiatan itu dimulai
pada pukul 10.00-13.00 WITA,yang kemudian dilanjutkan diskusi yang diadakan di depan Perpustakaan UNM pada pukul 15.00.
Assalamualaikum,
Salam
sejahtera untuk kita semua, meski nyatanya kata sejahtera belum bisa kita
rasakan seutuhnya.
Kalimat
pertama yang perlu kami sampaikan pada tulisan ini ialah kalimat "Selamat
Datang". Yah lebih tepatnya lagi "Selamat Datang Mahasiswa Baru 2017
di Kampus UNGGUL dan CINTA DAMAI ini".
Selamat
menikmati kehidupan kampus yang penuh dengan nilai-nilai demokratis, Selamat
menikmati fasilitas ruang perkuliahan yang lengkap nan begitu nyaman, dan
Selamat menikmati hidangan udara sejuk nan bersih di kampus ini.
Kalimat-kalimat
diatas tak lain sebagai bentuk kegembiraan dan tersirat penuh kesan tak sabar
menanti kedatangan adik yang tentunya telah menjadi bagian dari keluarga baru
kami di kampus ini.
Selamat
datang dan selamat berproses adik, semoga kalian bisa beradaptasi dengan
lingkungan yang masih begitu baru dalam kehidupan kalian, lebih tepatnya
kehidupan kampus itu sendiri. Mulai dari perkuliahan, organisasi, aksi sampai
pada ruang-ruang diskusi, kalian akan dipertemukan dengan hal-hal seperti ini.
Dan ditempat inilah kalian bisa mengembangkan potensi ataupun kemampuan kalian,
entah kemampuan akademik di ruang perkuliahan, sampai pada mengembangkan
potensi dan bakat kalian di organisasi (sebab berproses di tempat ini merupakan
suatu keharusan guna menemukan diri kita yang sesungguhnya).
Tentu,
sebagai sesama mahasiswa, ini sudah merupakan tugas dan tanggungjawab dari kami
selaku bagian dari Lembaga Kemahasiswaan untuk mewadahi dan memberikan ruang
bagi kalian, tak lain untuk membantu kalian dalam mempelajari banyak hal yang
belum pernah kalian rasakan di lingkungan kalian yang baru ini. Yah, lagi dan
lagi tujuan itu semua untuk kalian adik, entah itu sekedar saling belajar
bersama, saling berbagi pengetahuan/keilmuan sebagai bahan kalian dalam
melangsungkan perkuliahan, saling berbagi pengalaman satu sama lain (sebab,
untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru, belajar banyak hal pada
orang-orang yang sudah melaluinya terlebih dahulu merupakan hal yang wajar saja
dilakukan guna mempermudah jalan kita kedepan) hingga saling berkenalan guna
membangun hubungan persaudaraan yang kuat diantara kita sesama mahasiswa.
Namun,
persoalannya kini telah berbeda adik, Lembaga Kemahasiswaan kini selalu
dijadikan kambing hitam dan orang-orang didalamnya sering di cap sebagai orang
tak berguna (Munculnya pandangan-pandangan negatif pada Mahasiswa yang ikut
menjadi bagian dari Lembaga Kemahasiswaan itu sering dikatakan Malas Kuliahlah,
Lama Luluslah sampai sering dikatakan nilainya terus menurun karena sering ikut
dalam organisasi, padahal ini merupakan kesalahan yang terjadi pada pribadi
mahasiswa itu sendiri, lalu Lembaga Kemahasiswaan kemudian dijadikan sebagai
penyebab utama dari masalah-masalah itu), sampai untuk mengajak adik-adik
(Mahasiswa Baru) saja dalam kegiatan Lembaga Kemahasiswaan yang bernilai dan
bermanfaat telah dilarang keras oleh Pimpinan di atas sana.
Dan
telah kita ketahui bersama, tepat pada tanggal 16 Agustus kemarin, Surat Edaran
dari Pembantu Rektor 3 yang berisi "Pelarangan MABA untuk ikut terlibat
dalam seluruh kegiatan apapun di Lembaga Kemahasiswaan selama 2 semester"
telah dikeluarkan dan telah diberlakukan serentak pada bulan September ini.
Alasannya Pimpinan cukup sederhana adik, guna memfokuskan kalian pada
perkuliahan semata, sebab beban SKS kalian cukup berat (padahal pada
tahun-tahun sebelumnya beban SKS yang ditanggung lebih banyak dibanding tahun
ini).
Nah
sekarang sekedar informasi saja, sebagai pengantar pemahamanan kita, mungkin
perlu kita ketahui bersama, sedikit catatan yang perlu diingat dan boleh
dilihat sendiri terkait fakta seputar Lembaga Mahasiswa yakni :
"Bahwasanya
Kampus yang UNGGUL, tak pernah terlepas dari peran Lembaga Kemahasiswaan yang
mengadakan Kegiatan yang positif guna melahirkan pada Kader-kader (Peserta
didik) yang berkualitas"
"Bahwasanya
Lembaga Kemahasiswaan menjadi wadah bagi setiap Hak Mahasiswa untuk dapat terus
mengembangkan keilmuan, pengalaman, bakat dan minat sebagai bekal kedepan dari
seorang mahasiswa"
"Bahwasanya
Lembaga Kemahasiswaan hanya mengadakan kegiatan diluar dari jam perkuliahan
saja (Kami tak pernah mengadakan kegiatan pada saat jam perkuliahan)
"Bahwasanya
Lembaga Kemahasiswaan selalu mengutamakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan
bernilai lebih untuk mahasiswanya sendiri"
"Bahwasanya
Lembaga Kemahasiswaan selalu mengadakan kegiatan juga sebagai penunjang
keilmuan dibangku perkuliahan"
Sebenarnya
Surat Edaran ini bukan masalah bagi kami di Lembaga Kemahasiswaan Adik,
melainkan surat ini menjadi masalah bagi Adik. Mengapa? Hak-hakmu sebagai
mahasiswa baru tentunya akan hilang. Tapi mengapa kami masih memperjuangkan hal
itu? Sebab kalian adalah saudara kami adik, kalian masih perlu dibantu
beradaptasi dengan lingkungan kalian yang baru, mengajarkan keilmuan, berbagi
pengalaman, serta membantu untuk menemukan potensi besar dalam diri kalian
adik.
Pertanyaan
kami kemudian kepada adik terkait Surat Edaran itu, apakah kami pernah
melakukan kegiatan dengan mengambil jam mata kuliah kalian? Padahal kami hanya
melakukan kegiatan itupun pada saat diluar dari jam kuliah kalian (entah untuk
kajian atau kegiatan bersama kalian), waktu yang cukup sedikit bila
dibandingkan dengan waktu kuliahmu adik (Lantas Kegiatan yang dilakukan
Organisasi atau Lembaga Kemahasiswaan malah dijadikan Kambing hitam oleh
Pimpinan, karena di anggap sebagai penganggu bagi kegiatan kuliah kalian), Apakah kami telah menganggu kuliahmu? Apakah
kami telah mengajarkanmu nilai yang sama sekali tidak bermanfaat buatmu?
Dan
apabila kami jujur, kami disini sama sekali tak ada untungnya untuk melakukan
semua ini. Buat apa kami sampai mengorbankan materi, waktu, dan pikiran untuk
kalian adik? Ada baiknya kami tidur saja di rumahkan? Apa untungnya buat kami
adik? Kami disini juga tak digaji dengan uang, melainkan kami disini hanya
bermodalkan Semangat, Cinta dan Tanggungjawab (Dan itu demi kalian adik,
sebagai keluarga baru kami di kampus ini, sebagai generasi penerus di kampus
ini).
Catatan
Penting Lainnya :
■Jangan
pernah jadikan organisasi sebagai suatu hal yang mengerikan bagimu adik.
Persoalan yang katanya sering diucap-ucap bahwa Mahasiswa yang ikut Organisasi
itu Lama Lulus atau Nilainya rendah, bukan karena kesalahan dari Organisasi itu
adik, melainkan kesalahan pribadi mahasiswa itu sendiri. Sebab, bukankah ada
pula Mahasiswa yang ikut kegiatan Organisasi Lulus dengan prestasi bahkan pada
waktu yang cepat. Cukup lihatlah saja, kedua sosok proklamator di negara ini
seperti Soekarno dan Hatta itu tak lain merupakan sosok yang organisatoris yang
tentunya besar dari organisasi.
HIDUP
MAHASISWA
HIDUP
MAHASISWA
DAN
HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!
September
2017,
HIMA
SOSIOLOGI FIS-UNM







Komentar
Posting Komentar