Emile durkheim pelopor sosiologi keteraturan sosial
Pada Rabu 30 september 2017 bidang I yang
diketuai oleh Dinasty Dindra Pratama menjalankan proker kajian yang dikhususkan
untuk mahasiswa baru 2017, yang menjadi pemantik pada kesempatan itu ialah
Kabid bidang I itu sendiri,yaitu Dinasty Dinra Pratama.
Berikut rangkuman kajian tersebut.
Emile durkheim pelopor
sosiologi keteraturan sosial.
Emile durkheim seorang tokoh sosiologi kebangsaan perancis,beliau
dikenal sebagai pelopor sosiologi yang melihat masyarakat sebagai sebuah
organisme yang saling melengkapi. Durkheim lahir di prancis timur,Epinal
1858,berasal dari keluarga rab Yahudi,meskipun ia sendiri seorang
Katholik.Pengaruh yahudi dan Positivisme perancis (paradigma yang menyamakan
ilmu alam dan ilmu sosial) berpengaruh kepada teorinya. Fokus kajian sosial
emile durkheim yaitu fokus pada Fakta sosial atau cara berpikir,bertindak dan
berperilaku individu yang sifatnya eksternal dan memengaruhi individu
(Passivitas Individu).Dalam melihat gejala sosial emile durkheim menggunakan
metodologi kesaling keterkaitan fakta sosial,semisalnya mengaitkan antara
fenomena kenakalan remaja dengan faktor lingkungan pergaulan remaja.
Dalam teorinya emile durkheim
mengajukan teori Solidaritas sosial dimana dia membaginya menjadi dua tipologi
yaitu solidaritas mekanik yg bercirikan kehidupan homogen dan kegotongroyongan
serta solidaritas organik dengan ciri kehidupan hetergen dan
indibidualistik.Teori berikutnya dari emile durkheim yaitu teorinya tantang
bunuh diri (suicide),dimana ia membagi tipologi bunuh diri kedalam 4 tipologi
yakni bunuh diri egoistic,altruistic,anomic dan fatalistic yang masing
dibedakan berdasarkan tingkat Integtasi dan Regulasi dimasyarakat. (NS)
beberapa dokumentasi



mantap tawwa, dapat ilmu dari ini post. semoga bisa lebih lebar dikit lg pembahasanna..
BalasHapuskenapa ta'putar2 sendiri itu tulisan hima ta?
BalasHapusIyee kak siap. mudah2an kesepannya lebih luas lagi bahasannya
BalasHapus