Postingan

Perspektif Sosiologi Konflik terhadap Kasus antara Palestina dan Israel

Gambar
Perspektif Sosiologi Konflik terhadap Kasus antara Palestina dan Israel                         Oleh : Aryo Sosiawan,S.Sos         Konflik merupakan permasalahan Sosial yang dihadapi oleh banyak Negara. Banyak di antara konflik tersebut sudah mengarah pada disintegrasi dan telah menjadi masalah yang berkepanjangan selama ini, mulai dari kalangan elit, kalangan cendekiawan dan masyarakat awam. Permasalahan seperti ini bahkan telah merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat dan Bangsa secara keseluruhan. Konflik biasa terjadi ketika ada pertemuan antara dua atau lebih suku bangsa pada suatu wilayah atau dalam suatu pemukiman dan terjadi kontak serta interaksi antar mereka, baik interaksi secara fisik maupun melalui lambing - lambang atau simbol-simbol. Sebagai suatu unsur kebudayaan, interaksi seperti itu adakalanya berakhir dengan pertentangan. Perebutan kekuasaan bukan saja terjadi pada sebuah komu...

EPISODE 2 : KITA MENYATU DALAM CERITA

Gambar
          EPISODE 2 : KITA MENYATU DALAM CERITA (Ilustrasi dari : https://sugriwagambar.blogspot.com/2020/06/terbaru-11-gambar-pohon-beringin.html?m=1)                              Oleh : Arisnawawi Hilangnya tradisi pengiriman sesajen kepada dewa laut atau Panganroang salo dari masyarakat setempat, justru malah memperkeruh kekhawatiran Ajun. Bagaimana tidak, kondisi ini malah melahirkan tradisi atau  kebiasaan baru yang lebih memperihatinkan. Tradisi itu beerkenaan dengan kebiasaan pembuangan sampah di sungai. Plastik-plastik yang dahulunya amat jarang didapatkan, kini hampir menutupi permukaan sungai. Karena dalih efisiensi, masyarakat yang tinggal disekitaran sungai lazim melempar sampahnya begitu saja. Sampah disekitaran rumah, dianggap akan memperburuk estetika rumah. Atauakah, alasan kuatnya… “mungkin sungai tidak lagi ditakuti seperti sediakala? tidak lagi dianggap...

Riset Masalah Sosial Kampung Nelayan Untia,Tim Eksplore HIMA Sosiologi UNM Temukan Banyaknya Warga Yang Tak Punya Sertifikat Tanah.

Gambar
Riset Masalah Sosial Kampung Nelayan Untia,Tim Eksplore HIMA Sosiologi UNM Temukan Banyaknya Warga Yang Tak Punya Sertifikat Tanah.         Oleh : Bidang 3 ( Penelitian dan Pengembangan)                                Hima Sosiologi Fis Unm Kampung Nelayan Untia Merupakan Kampung Yang Terbilang Baru. Mengingat Kampung Ini Dibentuk oleh Pemerintah Kota Makassar Pada Tahun 1998. Saat itu tujuan Kampung Ini Dibentuk Untuk Merelokasi Warga Pulau Lae-lae, Karena Pada Saat Itu Pulau Lae-lae Ingin Dijadikan Pulau Parawisata. Namun relokasi ini gagal, gagalnya relokasi ini diakibatkan pro/kontra warga terhadap kebijakan tersebut, imbasnya hanya kurang lebih 150 kepala keluarga yang pindah ke kampung nelayan untia dan Kepala keluarga yang pindah pada saat itu telah dijamin oleh walikota malik b masry untuk memiliki sertifikat tanah, Dan Seiring Bertambahnya tahun,kampung nelayan bukan ...

Lampu Merah dan Watak Masyarakat +62.

Gambar
             Lampu Merah dan Watak Masyarakat +62                                       Oleh : Akbar  Lampu Lalu Lintas, tentu sudah tidak asing lagi bagi tiap pngendara, roda dua maupun empat. Benda ini akan mudah kita temui khususnya di tiap persimpangan kota. Masyarakat Indonesia lebih sering menyebutnya Lampu Merah. Dalam sejarahnya, lampu merah pertama kali digunakan di Inggris dan ditemukan oleh Lester Farnworth Wire pada tahun 1868 saat kendaraan bermotor mulai digunakan. Pada saat itu lampu lalu lintas hanya terdiri dari dua warna, merah dan hijau. Baru kemudian tahun 1869 Garret August Morgan asal Amerika Serikat menambahkan warna kuning. Dulu lampu lalu lintas serupa petugas yang berdiri tegak dengan tinggi 20 kaki dan memberi petanda dengan tangannya. Rentangan tangan 90 derajat diiringi dengan lampu merah menyala berarti berh...

PEREMPUAN DALAM BALUTAN TRADISI.

Gambar
                 PEREMPUAN DALAM  BALUTAN TRADISI                                   Oleh : Arisnawawi Esai yang amat tidak penting ini kita mulai dengan percakapan saya dengan dua orang anak kecil tempo hari, tanggal 18 Februari 2021.  "Tok-tok-tok" ketukan dari luar kamar kian terdengar jelas. Gagang pintu cokelat itu tiba-tiba berputar dan kemudian kamar saya terbuka. Yah, dua bocah muncul dengan senyum sembringah seakan tak berdosa masuk kamar orang lain sebelum diizinkan.  "Kak ayo main menggambar seperti kemarin" ucap Bintang yang kemudian disusul dengan permintaan yang sama oleh Sakura. Keduanya bersaudara, selisih umurnya kisaran 2 tahunan. Yang paling tua sekarang sudah kelas 1 SD.  Keseriusan mereka ingin menggambar di kamarku memang patut diapresiasi. Sebab keduanya mendapat pengawasan superketat oleh kedua orang...

Pelayanan terakhir.

Gambar
                                  Pelayanan terakhir                                Oleh : Magfirah Basri “Kau tampak beda malam ini sayang”. Lebam di wajahnya sudah sepenuhnya ditutupi oleh riasan tebalnya. Padahal beberapa jam lalu, masih segar bekas pukulan tangan suaminya itu “Layani aku malam ini” . Reza berkata sambil memeluk perempuan yang dia cintai itu dari belakang. Meskipun tidak jarang dia memukulinya tanpa ampun.  Tidak ada jawaban. Hanya suara pisau mengenai talenan yang mengisi ruangan. Perempuan itu dari tadi memotong berbagai macam sayuran dan daging. Entah untuk apa semua itu, karena sekarang sudah pukul sebelas malam. Sudah terlalu larut untuk sebuah makan malam romantis. “Kau tidak akan menjawabku?” Reza tetap menunggu meskipun permintaan awalnya di abaikan. Perempuan itu menghentikan a...

RAGAM PARADIGMA DALAM MEMAKNAI ULANG BENCANA.

Gambar
          RAGAM PARADIGMA DALAM MEMAKNAI ULANG                                          BENCANA                                  Oleh : Akbar  Jauh sebelum dunia ini menjadi modern, awalnya bangsa Yunani dan bangsa lainnya memiliki pola pemikiran Mitosentris (Mitos) yang beranggapan bahwa semua kejadian di dunia ini dipengaruhi oleh para Dewa. Untuk itu, para Dewa harus dihormati, ditakuti dan disembah.  Misalnya saja kejadian alam seperti gerhana yang dianggap sebagai kegiatan dewa yang tertidur, gemuruh petir dan hujan dianggap karena kehendak dewa langit dan bencana-bencana alam lainnya selalu dimaknai sebagai kemarahan dan kemurkaan dewa terhadap manusia. Kondisi Masyarakat demikian, sepertinya masih diamini oleh sebagian besar masyarakat kita bahw...