Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Post-Human & Manifiesto Sipakatau

Gambar
Oleh : Dinasty (Pegiat Filsafat di Athena Institute & anggota Braindilog Sociology Indonesia) “Post-Human dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, ketika manusia meninggalkan sifat Kemanusiaan yang dimilikinya ! Maka sejatinya Post-Human sudah terjadi pada saat itu juga" Post-Human suatu istilah yang kini sedang populer baik itu dalam ranah kajian filsafat, ilmu sosial dan humaniora. Banyak yang berupaya memberi asumsi mendasar, defenisi dan kapan waktu dimulainya Post-Human, mulai dari Para Filsuf, Sosiolog, kaum cendekiawan serta para pengamat perkembangan teknologi mutakhir memiliki pendapat mereka masing-masing mengenai kapan dimulainya era Post-Human. Ada yang berupaya mengkaitkannya dengan aspek teknologi sehingga muncullah sejumlah asumsi-asumsi berupa proyek terminator hingga fiksi Frankestein, beberapa pemikir dalam kategori Postmodernisme seperti Paul Virillio mengaitkannya dengan aspek waktu dimana kita telah berada disuatu era yang mengalami kecepatan ...

Hujan Membawa Naskah Cinta

Gambar
Oleh Dinasty Seperti biasanya, sebagai seorang mahasiswa yang sudah beberapa lama tidak mendapat uang bulanan dari orang tua, kemungkinan besar akan mencari pelampiasan dahaga. Dan seperti itu pulalah aku! Kesana kemari keluar di malam hari hanya untuk mencari warung tegal dengan porsi jumbo. Setara untuk kelas-kelas mahasiswa. Namun sialnya di malam ini, malah aku terjebak hujan. Ya, tentu di motor aku agak kesal dengan cuaca, hujan lagi, hujan lagi! Mungkin seperti itu yang terucap di benakku, tatkala butiran air hasil kondensasi kembali menerpa tubuh serta jaket Dilan andalan. Untungnya tidak jauh dari TKP, akhirnya target yang dari tadi-tadi aku cari sudah kutemukan. Ya, warung tegal yang berjejer di Jl. Tamalate, Makassar, mungkin dapat dikata telah menjadi penciri dari jalan ini. Kupelankan perlahan-lahan laju kendaraanku, hup! Dengan secepat kilat ku parkirkan si Tiger di posisi nyamannya sendiri, dan kemudian kumelompat bagai katak ke warung tegal tersebut. Ka...

Melampaui PostModernisme (Post-PostModern)

 oleh Dinasty Dalam ranah filsafat dan ilmu sosial, mungkin kita sering mendengarkan istilah Post Modern atau Post-Modernisme, suatu term yang menjadi istilah populer dikalangan filsuf dan teoritisi sosial. Begitu populernya istilah yang satu ini sehingga setiap cabang ilmu sosial berupaya menggunakan cara pandang yang satu ini guna menafsirkan realitas objek kajiannya masing-masing. Saking ngetopnya hingga muncul suatu epos baru yang menyatakan bahwa konon katanya kita telah memasuki era Post-Industri, di tengah pabrik-pabrik yang masih berdirih kokoh didepan mata. Post Modernisme pada awalnya merupakan suatu gerakan yang bermula dalam rana seni meliputi lukisan, puisi, sastra dan sebagainya, disekitaran tahun 20-an. Namun dalam perkembangannya terutama di era 70-an telah memasuki rana filsafat dan ilmu humaniora, terutama di Perancis sebagai pusat bagi filsafat Postmodernisme. Tokoh-tokoh seperti Deleuze, Foucault dan Derrida yang masing-masing tergolong dalam aliran fi...