Mengenal Tokoh Emile Durkheim
Pada Selasa 19 September 2017, bidang I HIMA SOSIOLOGI FIS UNM kembali mengadakan kajian khusus mahasiswa baru yang sudah menjadi rutinitas disetiap minggunya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depann Perpustakaan UNM yang menjadi pemantik adalah kak Jusna yang merupakan alumni Sosiologi FIS UNM angkatan 2009,yang juga menjadi dosen di Sosiologi FIS UNM Berikut ringkasan materi Emile durkeim merupakan salah satu tokoh teori sosiologi klasik, yang lahir pada tahun 1858 di Epinal, salah satu perkampungan kecil Yahudi bagian Timur Prancis yang agak terpencil dari masyarakat. Durkheim adalah bagian dari keluarga yang berketurunan rabi, namun tidak seperti ayah dan kakeknya ia justru menyimpang dari ajaran, kebiasaan keluarga dan agama yang melekat pada dirinya saat ia kecil. Lalu ia meninggalkan katolisisme dan menjadi orang yang tidak mau tau dengan agama (agnostik). Namun persoalan moralitas dan peningkatan moralitas dalam masyarakat tetap menjadi perhatian pokok selama hidupnya...





Tulisannya terlalu kecil tidak bisa dibaca dan terlalu gelap.Thank ypu
BalasHapusIyee mksh kak,soalx td buru2 nnt d edit yah,mksih sranx
BalasHapusTerlalu mencolok latarnya,mohon di benahi����
BalasHapusIyyaa trimah ksih sranx saudra faiz
BalasHapusMukanya fikri terlalu mencolok mungkin bisa di crop sja
BalasHapusHahaha ea nnt d pilah2 mukax,trimah ksih sranx
Hapusklo bisa di perjelas tulisanya dek, susah skali ini klo cm baca lwat HP... latarnya jg munkin bisa di perjelas juga..
BalasHapusHehehee iye kak trimh ksih sranx :)
HapusTolong mukanya guntur dan yg gondrong dibuat senyum. Bir lebih adem. Terimakasih
BalasHapusHahahaa mksuh sranx,mngkn bs d ptrimbangkan kak
HapusKalau bisa guntur di crop baru nanti dipasang dimading khusus fotonya. Saran tema madingnya yang ada fotonya guntur, "Apoy mencari cinta"
BalasHapus