Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

FASISME NEGARA : GENOSIDA RAKYAT MISKIN DI TENGAH WABAH

Gambar
Oleh : @DINASTY (Ammurenaa Stalin)      Baru-baru ini Publik kita kembali dibuat terpukul oleh Kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah Pusat, dalam upaya penanggulangan Wabah Virus Corona (Covid-19). Kebijakan tersebut berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang disertai Rencana Penetapan Status Darurat Sipil, sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Jokowidodo dalam pidato resminya pada Senin, 30 Maret 2020. Hal ini justru memicu kekhawatiran Publik !!!      Jika kita cermati kembali, keputusan Pemerintah untuk mengambil Langkah berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai kurang Efektif lagi, mengingat sampai hari ini sudah seribu empat ratus kasus lebih Pasien yang terinfeksi Virus Corona. Alasan lainnya juga didasarkan atas pengalaman kebijakan Phisical Distancing yang sebelumnya telah dilakukan. Beberapa Pemerintah Daerah Seperti misalnya Pemda Jakarta & Jawa barat, telah jauh-jauh hari mengeluarkan Himbau...

KAPITALISME, COVID-19 & FASISME NEGAR

Gambar
Oleh : @DINASTY (DPC GMNI Sinjai)       "Watak Negara yang Kapitalis, makin nampak ketika suatu Negeri / Masyarakat terserang Wabah" @Dinasty      Pandemi alias Wabah Corona (Covid-19) yang kini sedang melanda Dunia termasuk juga sudah mulai mewabah di Negeri kita tercinta, Negeri yang konon katanya Paling Demokratis.       Sebagaimana yang terdata di realtime yang dilansir oleh Center for System Sciense and Enginering (CSSE) John Hopkins, jumlah kasus penderita virus corona telah mencapai jumlah 156.396 kasus. Sedangkan di dalam negeri sendiri, sebagaimana yang dilansir oleh Tirto.Id, warga masyarakat telah terjangkit wabah ini sebanyak 579 orang dan kini telah mengalami pertambahan jumlah sebanyak 65 orang.       Kuantitas penderita virus corona yang cukup banyak tersebut nampaknya menjadi suatu kerisauan tersendiri bagi Publik kita. Mengingat bahwa wabah ini telah menelan korban jiwa.  ...

IBUISME AGAMA : Eksistensi Kaum Perempuan di tengah arus Fundamentalisme Agama

Gambar
Oleh : DINASTY      Sekiranya tulisan singkat ini saya awali dengan dua pertanyaan mendasar, yakni :   Apa hanya dikarenakan peran Nabi diemban oleh kaum Lelaki, maka kita menganggap Hina Kaum Perempuan ?! Apa hanya dikarenakan kita memiliki segumpal Daging Lebih pada ditubuh yang disebut "Penis", maka kita beranggapan bahwa kita lebih superior dari pada Perempuan ?!!!      Kedua Pertanyaan tersebut kiranya menjadi Refleksi bagi kita semua, guna kembali menengok Indikator Gender yang selama ini kita gunakan dalam menilai Kualitas antara Laki-Laki dan Perempuan. Cilakanya kebanyakan dari kita menilai Lawan Jenis kita berdasarkan Kategori Anatomi-Biologis.      Kategori atau Cara Pandang Anatomis-Biologis merupakan Cara Pandang atas Peran Sosial Manusia yang didasarkan pada Jenis Kelamin yang dimiliki. Cara Pandang ini amat bias Gender, yakni cenderung Menempatkan Mereka yang tidak memiliki Penis (Perempuan), harus terkungkun...