Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Kelas Jurnalistik 2019

Gambar
Siang tadi, Jum’at, 15 Februari 2019 HIMA Sosiologi FIS UNM melaksanakan acara pembukaan salah satu program kerjanya dari bidang IV Advokasi, Komunikasi dan Propaganda, yaitu Kelas Jurnalistik   yang bertemakan “Mengembangkan Kemampuan Investigasi dan Literasi Melalui Jalur Jurnalistik” . Pembukaan ini dilaksanakan di Gedung Flamboyan FIS ruangan BE 103 yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Anas Machmud, pembacaan laporan oleh ketua bidang IV Ahmad Adriadi, sepatah kata oleh Ketua Umum HIMA Sosiologi FIS UNM Arham dan Kelas Jurnalistik resmi dibuka oleh ketua prodi Sosiologi, yaitu bapak Idham Irwansyah Idrus, S.Sos., M.Pd. Pembukaan Kelas Jurnalistik ini juga dihadiri oleh Pengurus HIMA Sosiologi FIS UNM, Steering Comitee, LK se-FIS UNM, dan para mahasiswa baru Sosiologi 2018. Ini merupakan pertama kalinya HIMA Sosiologi FIS UNM melaksanakan kegiatan Kelas Jurnalistik yang bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar yang mengunda...

Dunia Yang Tertiktoknisasi

oleh : DINASTY (pegiat Filsafat di Athena Institute) "Panser itu sudah hampir jatuh ke jurang, adakah jalan agar dia tak terjatuh?" Era Postmoderen atau abad informasi yang kerap diistilahkan sebagai era industri lanjut merupakan suatu bentuk realitas baru,yang didalambya terdapat berbagai keunikan-keunikan sosial. Berbagai fenomena sosial-budaya yang telah melanda masyarakat di abad 21 sekarang ini, tak lain lahir sebagai proses perubahan-perubahan yang timbul dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dicapai oleh umat manusia. Perkembangan­ mutakhir sains dan teknologi di abad 21 yang dijiwai oleh kapitalisme dan sekularitas telah berefek pada keadaan ambivalensi di tengah masyarakat kontemporer. Kemuncul­an dan perkembangan prodak inovasi budaya semacam smartphone yang ditunggangi oleh kapitalisme dengan segala manifestasinya telah mengubah dan membentuk suatu gejala berupa Androidsentris-Negat­iv (AV) yang dalam bentuk ekstremnya berupa lahirny...